Tuesday, July 9, 2013

Aku dan Kamu (Prolog)

Ciuman itu tidak terasa, pelukan itu tidak sehangat sewajarnya.. Aku dan kamu, berselimutkan kabut pagi, beratapkan beludru lembayung. Terpaku sampai beku dalam waktu..

Aku dan kamu, sepersekian jarak, menukar jiwa, memetai setiap jengkal raga yang tersentuh. Kamu mempelajari wajahku, sedang aku mempelajari hatimu. Menciptakan simpul-simpul yang tak mampu kulepasakan. Meninggalkan rindu. Membuatku berfilosofis, menentang semua rasionalis. Bahkan komunikasi paten linier sirkuler helikal dimentahkan oleh hati begitu saja karenamu.

Diantara hujan yang memandikan kota
Aku dan kamu, bercinta berbatas cakrawala.. Menutup malam, menarik fajar..